Tausiyah

Matinul Khuluq

@stiq_bal

1. Matinul khuluq, satu istilah yg dikenalkan oleh Ustadz Fathuddin Ja’far kpd saya melalui buku beliau, Road To Great Success.

2. Ustadz Fathuddin dlm buku tsb menjelaskan bhw matinul khuluq (akhlaq yg kuat) adlh akar dr akhlaqul karimah.

3. Kekuatan akhlaq yg berasal dr penerapan tauhid dlm diri, kemudian terjewantahkan mjd akhlaqul karimah. Itulah matinul khuluq.

4. Dlm hal ini, seorg manusia tdk disetting utk memiliki sikap dan sifat selayaknya manusia, berbeda dg konsep yg diajarkan scr umum.

5. Misalnya, marah. Muslim yg marah ketika ajaran Islam dihinakan, hukum Allah ditelantarkan, jelas memiliki akhlaq yg kuat.

6. Permasalahan tdk mjd sempit ketika kita tempatkan masalah pd porsinya. Ada alasan dan cara yg menjadi variabel selain dr emosi.

7. Matinul khuluq membawa kita utk berakhlaq sesuai dg kondisi dan keadaan. Krn manusia memang bukan malaikat.

8. Ketika bicara mgnai akhlaqul karimah, kita bicara mengenai implementasi semata, bgmn berakhlaq scr umum dg baik. Kenyataan sgt berbeda.

9. Contoh matinul khuluq adlh Ibrahim as ketika beliau berhadapan dg ayahnya dan kaumnya. Penuh dg permusuhan thdp kemusyrikan.

10. Tidak ada yg menyatakan bhw akhlaq Ibrahim as ketika itu sbg akhlaq yg tercela. Bahkan Allah memuji dan perintahkan kita utk teladaninya.

11. Contoh dr akhlaqul karimah adlh ketika Ibrahim as mendoakan ampunan bagi ayahnya. Tp Allah malah melarang kita utk mencontohnya.

12. Contoh lain dr akhlaqul karimah adlh ketika Nuh as memohon keselamatan bagi anaknya kpd Allah, dr air bah. Allah melarang dg tegas.

13. Kekuatan akhlaq Nuh as kemudian menuntunnya utk bertaubat atas pemohonan ampunan kpd anaknya itu. Inilah matinul khuluq.

14. Jadi bisa kita simpulkan bahwa akhlaq para Nabi dan Rasul tidaklah terbatas pd akhlaqul karimah, namun sampai pd derajat matinul khuluq.

15. Mari kita ambil satu contoh lain, Rasulullah saw pernah mendoakan ibunya yg meninggal dlm keadaan belum berIslam. Ini akhlaqul karimah.

16. Dlm hadits tsb, Rasul justru merasa sedih, krn doa beliau ditolak oleh Allah. Namun beliau tetap ridha pd keputusan Allah. Matinul khuluq.

17. Ikhwah fillah, akhlaqul karimah adlh hal yg baik, namun tidaklah cukup. Matinul khuluq meliputi akhlaqul karimah dan keutuhan dlm tauhid.

18. Knp demikian? Krn akhlaqul karimah menjadikan kebaikan dan nilai2 manusiawi sbg parameter. Seorg pendeta bisa berakhlaq yg baik.

19. Namun matinul khuluq menjadikan tauhid sbg barometer penilaian dan timbangan baik atau buruk. Kepribadian bertauhid yg utuh.

20. Rasulullah pernah meluruskan pemahaman mgenai pepatah Arab jahiliyah, “Bantulah saudaramu baik ketika ia benar maupun salah.”

21. Mgenai peribahasa itu, Rasul meluruskan membantu saudara dlm kebaikan adlh dg mendukungnya semampu kita. Akhlaqul karimah.

22. Lalu sahabat menanyakan, “Kami mengerti bgmn membantu dlm kebaikkan, namun bgmn (maksud) membantunya dlm kemaksiatan?”

22. Rasul menjawab, “Dengan mencegahnya.” Inilah matinul khuluq. Ketika kita tetap melangkah sesuai dg tuntunan tauhid sbg timbangan.

23. Akhlaqul karimah akan menghentikan kita ketika keadaan membutuhkan tindakan yg tegas, konfrontasi misalnya. Namun matinul khuluq tidak.

24. Dlm sebuah hadits yg diriwayatkan dlm kitab Riyadhus Shalihin, dikisahkan mgenai seorg ahli ibadah yg tinggal dlm kaum yg kufur.

25. Maka Allah mengutus malaikat utk menimpakan azab atas kaum tsb. Ketika melihat seorg ahli ibadah tinggal didlmnya, malaikat kembali.

26. Malaikat ini melaporkan keadaan tsb, pdhal Allah Maha Mengetahui. Kita tahu bgmn kelanjutan kisah ini, bukan?

27. Allah justru perintahkan malaikat itu utk menimpakan azab kpd si ahli ibadah tsb, krn mukanya tdk pernah merah melihat kemaksiatan kaumnya.

28. Ahli ibadah tsb jelas memiliki akhlaqul karimah, sampai sang malaikat pun segan utk menimpakan azab kpd kaum itu. Namun itu tdk cukup.

29. Dibutuhkan matinul khuluq, akhlaq yg kokoh dan teguh dan berlandaskan pd tauhid yg lurus, utk selamatkan si ahli ibadah itu.

30. Si ahli ibadah kemudian mendptkan azab pertama yg diturunkan Allah krn dirinya yg tanpa integritas iman, kekuatan akhlaq, ketegasan sikap.

31. Kisah para sahabat pun penuh dg kisah mengenai kekuatan akhlaq mereka, bukan sekedar akhlaqul karimah semata.

32. Abu Bakar ra adlh seorg sahabat yg tdk diragukan akhlaqnya. Kemuliaan beliau diutamakan di antara para sahabat lainnya.

33. Tp lihat bgmn ketegasan Abu Bakar dlm mengambil sikap thdp kaum Muslimin yg menolak keluarkan zakat. Inilah matinul khuluq.

34. Ibnu Abbas ra mengatakan mngenai peristiwa itu, “Jika tidak ada Abu Bakar, niscaya umat Islam akan musnah dari muka bumi.”

35. Para sahabat, bahkan Umar ra awalnya menentang keputusan itu. Namun Abu Bakar menjadikan Allah dan RasulNya sbg timbangan dlm bersikap.

36. Lalu Utsman ra seorg yg pemalu luar biasa, akhlaqul karimahnya tsb bahkan membuat para malaikat malu dan Nabi pun malu di hadapan Utsman.

37. Ketika kaum Yahudi menawar dagangannya dg jmlh yg berlipat, Utsman menolak dan malah sedekahkan slrhnya utk kaum Muslimin. Matinul khuluq.

38. Jika Utsman mengambil tawaran kaum Yahudi tsb, maka perdagangan tsb adlh halal dr sisi syar’i. Tdk ada cela atasnya.

39. Namun kekuatan akhlaq seorg Utsman menolak utk menjual dagangannya krn pertimbangan lain, kemungkinan merugikan kaum Muslimin.

40. Sayangnya, saat ini banyak dari kita yg belum memiliki kekuatan akhlaq semacam ini, termasuk saya. Kita msh sering lalai.

41. Banyak dr kita yg berilmu dg luas, wawasan yg luar biasa, namun terdiam ketika penguasa lakukan kemaksiatan kpd Allah.

42. Lalu berdalih dg antiknya, agar taat kpd penguasa dan berakhlaqul karimah. Dimana matinul khuluq? Tidak ada.

43. Ada banyak da’i dg bahasanya yg bersayap, keilmuan yg dalam, referensi bacaan yg luar biasa, namun taat pd kemaksiatan qiyadahny.

44. Tdk ada beban dlm hati mereka, menyaksikan kemaksiatan yg berlangsung. Namun siapa yg ragukan akhlaq mereka? Akhlaqul karimah.

45. Ibadah mereka luar biasa. Celana cingkrang, jenggot panjang, jidat hitam krn sujud, namun tanpa matinul khuluq? Azab pertama kali menimpa mereka.

46. Amal mereka pun luar biasa. Tiap ada bencana, mereka datang duluan lengkap dg bendera partai. Tp diam ketika peran Ar-Rabb dilecehkan.

47. Janganlah kita seperti itu, krn keridhaan Allah tidak semata pd akhlaqul karimah. Ketegasan thdp kemusyrikan dan kemaksiatan jg perlu.

48. Demikian yg bisa saya sampaikan malam ini. Wallahu a’lam, wa billahi tawfiq.

4 pemikiran pada “Matinul Khuluq

  1. Kalau menulis sesuatu yg baik, kenapa harus menyinggung kelompok lain dan mencela mereka. Di mana matinul khuluq Anda? Apa dlm materi matinul khuluq yg Anda terima ada pembolehan utk mencela org lain? Bisa jadi d mata Allahanda tdk lbh baik dr mereka

  2. Menurut saya yang terbaik bukanlah yang menulis atau yang berkomentar akan tetapi yang berusaha untuk merealisasikannya, dan Ukhuwah adalah wajib, ini akhlqul karimah sekaligus matinul khuluq. Mari kita kuatkan kembali ukhuwah sesama kita.Sesama Muslim itu adalah saudara. Muslim itu bagaikan satu tubuh, bila ada anggota salah satu anggota tubuh yang sakit semuanya merasakan sakitnya,……. Mari kita bersama tunjukan pada Dunia bahwa Islam itu adalah rahmatan lil ‘alamin. Allahu Akbar.

    1. Masalahnya adlh landasan ukhuwah pun hrs jelas, yaitu Al Quran dan Sunnah. Kalau yg satu ajak pd Al Quran dan Sunnah dan yg satu lagi ajak pd demokrasi, tidak ada ukhuwah disini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s