Twit

Twit Seputar Dakwah

@n_zanki :

pertanyaan dasar yg hrs dijawab seorg aktivis dakwah adlh, apakah itu dakwah, utk siapa dia berdakwah, bgmn ia berdakwah lalu apa tujuannya.

insya Allah keempat pertanyaan tersebut akan coba kita jabarkan satu per satu scr ringkas. kita mulai dg apa itu dakwah.

Allahu yarham Ustadz Rahmat Abdullah menjelaskan dakwah sbb : menyeru kpd manusia agar kembali ke jalan Allah, mengingkari thogut, dg hikmah, agar manusia kembali kpd cahaya dan keluar dr kegelapan, beribadah hanya kpd Allah dan kafir thdp thogut. inilah dakwah.

Al Quran menjelaskan scr ringkas mgenai dakwah memiliki 5 unsur dlm QS Yusuf:108. pertama, menyatakan scr jelas keimanan dan keIslaman.

pernyataan keIslaman dilakukan dg tegas, bukan dg menyembunyikan identitas, atau basa basi ‘nasionalis-religius’. tdk ada kerahasiaan.

kedua, menyerukan kpd manusia utk mengikuti jalan yg sdh ditentukan Allah atas mereka, yg bernaung di bwh Al Quran dan Sunnah. bukan yg lain

Allah dlm ayat lain mnegaskan bhw tidak ada jalan lain menuju keridhaan Allah kecuali Islam, ga perlu malu menolak jalan pagan selain Islam.

jalan yg ditentukan Allah, Islam, berlaku bg slrh manusia berupa syariat yg lurus, aturan hukum, sistem hidup yg utuh dan menyeluruh.

jalan pagan adlh jalan lain selain yg tlh ditentukanNya utk manusia. jalan yg menjdkan selain Allah sbg penentu syariat. cnth, demokrasi.

ketiga, hujjah yg nyata. Al Quran dan Sunnah td, bukan yg lain. bukan kitab filsafat Aristoteles dan Plato. tebak demokrasi dr mana?

keempat, ikhlas hanya kepada Allah, bukan utk harta atau kekuasaan. kl ikhlasnya demi kepentingan golongan, namanya jualan umat.

dan yg terakhir, pengingkaran thdp kemusyrikan, tanpa tedeng aling2. artinya, dakwah hrs kafir thdp ilaah dan rabb selain Allah.

berdasarkan pengertian dakwah yg tlh dijabarkan barusan, maka menjadi tdk mudah dlm berdakwah krn dibutuhkan komitmen.

dg memahami pengertian dakwah, aktivis diharapkan utk siap menanggung resiko. kl takut dipanggil teroris, ga usah maen2 ke masjid.

melanjutkan kmbali bahasan mgenai dakwah. utk siapa seorg da’i berdakwah? utk Allah? Allah Maha Kuasa ga butuh bantuan siapapun, iya ga?

seorg da’i berdakwah demi dirinya sendiri dan keluarganya, menyelamatkan dirinya dan keluarganya dr siksa api neraka.

QS. At-Tahrim:6 menjelaskan motivasi dr dakwah yg disusul dg taubatan nashuha. dakwah bukan utk negara, bukan utk jamaah.

satu2nya cara utk menyelamatkan diri dan keluarga dr siksa api neraka adlh dg menggapai keridhaan Allah thdp diri kita. dg apa? taqwa.

satu2nya cara utk menyelamatkan diri dan keluarga dr siksa api neraka adlh dg menggapai keridhaan Allah thdp diri kita. dg apa? taqwa.

jd dakwah menegakkan syariat Allah di muka bumi yg luas ini memiliki motivasi yg sesuai dg fithrah manusia, bukan utk ashobiyyah sama sekali

stlh kita pahami motivasi dasar kita berdakwah, maka selanjutnya perlu kita pahami juga tujuan dr dakwah dan bagaimana mencapainya.

yg pertama kali perlu ditegaskan adlh tujuan dan cara tdk boleh bertentangan dg makna dan motivasi dakwah. krn keduanya prinsipil, tsabit.

melihat motivasi dakwah, kita akan dpt mereka2 apa tujuan akhir dari dakwah, atau apa yg dinyatakan sbg kemenangan dlm dakwah.

tujuan akhir dan kemenangan dakwah adlh jannah, surga abadi milik Allah yg hanya dpt digapai dg memperoleh keridhaan Allah.

maka itulah yg menjadi tolok ukur keberhasilan bagi seorg da’i dlm berdakwah. sama sekali bukan kenaikan peolehan suara dlm pemilu depan.

sayangnya, dakwah menjadi bermakna sempit shg tujuan dakwah seakan tergerus oleh pragmatisme dan fitnah dunia. bnyk kasus dlm hal ini.

kita bisa melihat ketika dakwah semata ditujukan utk kenikmatan dunia, ketika sdh miliki kekayaan dan kekuasaan malah main aman.

bnyk da’i yg terjebak dlm fitnah dunia ini, ketika ia tiba2 menjadi kaya, miliki jabatan lalu malah takut kehilangan, bukan dijadikan modal.

Ustadz Rahmat Abdullah mengibaratkan harta dan jabatan yg diperoleh ketika berdakwah sbg bunga2 di tepi jalan, bukan tamannya itu sendiri.

kini kita temui da’i yg mengawali dakwah dg jualan donat dr warung ke warung, lalu menjadi anggota parlemen ngajarin ngelus2 rumah mewah.

bunga2 di tepi jalan memang seringkali memukau, tp dg hanya memerhatikan bunga itu tdk membuat kita sampai pd tujuan arah jalan itu.

kita bisa ambil pelajaran dr pilihan yg Allah berikan kpd Rasul, yg kemudian Rasul memilih utk menjadi hamba bukan penguasa.

bahkan Rasulullah memperingatkan dg keras perihal wahn dan fitnah dunia berulangkali. afalaa ta’qiluun?

kemudian kita akan sampai pd pertanyaan terakhir perihal pemahaman dasar akan dakwah. bagaimana cara mencapai tujuan?

dakwah telah diajarkan kpd umat ini sejak pertama kali Adam as diturunkan ke muka bumi. Al Quran mengisahkan bgmn dakwah para nabi.

namun al Quran menjadikan dua dr ratusan ribu nabi sbg qudwatun hasanah, Ibrahim as dan Rasulullah saw. kita tinggal contoh aja mereka.

mari kita pelajari dakwah yg diajarkan oleh Ibrahim as kpd kita. dakwah beliau tdklah mudah dan kita bisa ambil bnyk pelajaran.

pertama, ketegasan beliau menghadapi kekufuran kaumnya bahkan bapaknya sendiri. gmn mau tegas kl ‘nasionalis-religius’? Islam adlh Islam.

kedua, keberanian dan kecerdasan. dlm keduanya tdk sekalipun Ibrahim as melakukan tipu daya yg ‘nyentil’ aqidah spt berwala kpd thogut.

ketiga, ikhlas dan tawakkal. landasan dakwah yg kokoh berasal dr penyerahan diri scr mutlak kpd kuasa Allah, bukan arbaban min dunillah.

tiga hikmah dr sekian banyak yg bisa kita ambil dr Ibrahim as, dan ketiga itu saja blum kita penuhi syaratnya. mau ngomongin mihwar daulah?

dakwah para nabi pd dasarnya sama, bisa kita temui bertebaran dlm ayat2 Quran. awalnya jelas, akhirnya juga jelas. Islam sederhana sbnrnya.

seruan pertama adlh utk mengembalikan manusia kpd nilai2 tauhid seutuhnya. penghambaan hny kpd Allah, bukan kpd mahluk.

menghilangkan kebodohan, yaitu menghamba kpd manusia yg hakikatnya adlh hamba. Sayyid Quthb berulangkali tegaskan ini dlm tafsirnya.

hakikat dr khalifah di muka bumi adlh sbg penjaga hak Allah ditegakkan. bgmn mau tegak kl yg menentukan hukum adlh suara terbanyak?

seruan Rasulullah pertama kali scr lantang dlm dakwah kpd kaumnya adlh tauhid. bukan yg lain. tauhid kembalikan manusia pd fithrohnya.

akhlaq akan menyusul stlh tauhid dan ibadah sdh benar. ibadah menyusul stlh tauhid sdh benar. bukan ibadah yg benar tanpa tauhid.

dakwah Rasulullah diawali dr lingkup yg terkecil, keluarga dan kerabat. ngga ada istilah akselerasi dakwah dlm dakwah Rasulullah.

dakwah dilakukan dg penuh kesabaran dan kesederhanaan hingga akhir hayat Rasul. tidak ada bemegah2an dlm hotel bintang lima.

nilai zuhud ditanamkan dlm diri sahabat, sbg implementasi tauhid nyata dlm praktik kehidupan mereka. ga ada kompromi dlm tauhid dan iman.

lalu kpn mihwar daulah jika dakwah seputar tauhid, ibadah dan akhlaq aje? wallahu a’lam, seorg nabi aja ga nanya2, ente ngapain nanya?

nah, dakwah yg penuh dg keterburu2an demi meraih kekuasaan, jelas tdk sesuai dg sunnah Rasul maupun Khulafur Rasyidin.

Imam Al Banna mengatakan bhw dakwah Ikhwan adlh dakwah salafiyyah. lihat bgmn generasi salaf berdakwah.

kl Allah meridhai yg namanya jihad siyasi, maka Rasul ga perlu hijrah. terima aja tawaran dr Qurasy utk jd pemimpin Darun Nadwah. siyasi tuh

insya Allah hanya demikian yg bisa saya sampaikan, wallahu a’lam. lebih kurangnya, mhn masukkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s