Tausiyah

As-Sabiqun Al-Awwalun

Pernahkah kita perhatikan bagaimana awal-awal agama ini diturunkan? Bagaimana Rasulullah saw mengenalkan ajaran Islam kepada orang-orang terdekatnya, kemudian kepada lingkungannya, lalu kepada masyarakatnya? Pernahkah kita perhatikan bagaimana para Sahabat ra menyambut da’wah Rasulullah saw dengan penuh keimanan?

Tidak dapat dipungkiri keagungan ayat Al Quran adalah salah satu faktor yang menentukan keimanan para Sahabat ra. Belum lagi hidayah Allah swt atas masing-masing para Sahabat ra. Dan pribadi Rasulullah saw dengan akhlaknya dan wibawanya yang agung juga adalah salah satu faktor. Tapi bukan hanya faktor-faktor itu yang membuat mereka dengan ikhlas menerima Islam.

Karena keindahan dan kebenaran ayat Al Quran masih ditutupi dengan kebodohan kebanyakan orang sehingga mereka tetap menolaknya. Keagungan akhlak Rasulullah saw dan kewibawaan beliau masih dihalangi oleh kesombongan hati para kafir Qurays. Lalu hidayah Allah swt pun terhalangi oleh kecintaan mereka akan adat istiadat mereka, kebanggaan akan ajaran nenek moyang mereka, dan kecintaan mereka akan dunia.

Hanya mereka yang berhati tulus, peka akan kebenaran, kemudian jujur dan cinta akan kebenaran-lah yg kemudian beriman kpd Allah dan Rasul-Nya.

Perhatikan bagaimana seorang Abu Bakar ra adalah seorang dermawan yang dicintai oleh kaumnya. Lalu bagaimana seorang Zaid bin Haritsah ra adalah seorg yang zuhud akan dunia. Siti Khadijah ra adalah seorang istri yang taat kepada suaminya, mengutamakan ukhuwah dan persaudaraan, dan menjunjung tinggi kejujuran. Bilal bin Rabbah Al Habsyi adalah sosok yang teguh dan kokoh pendiriannya. Abu Ubaidah Amir bin Al Jarrah adalah pribadi yang penuh ilmu.

Merekalah As-Sabiqun Al-Awwalun, semoga Allah swt merahmati kelembutan jiwa mereka, keutamaan diri mereka dalam perjuangan da’wah, keteguhan mereka dalam menghadapi rintangan dan perlawanan dari kaum mereka sendiri, saudara mereka sendiri juga keluarga dan orang-orang yang mereka kasihi. Merekalah yang mencampakkan keuntungan dunia demi keagungan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s