Pemikiran

Adil Dalam Obyektivitas

Pernah dengar kisah seorang Qadhi Syuraih ibn Harits Al Kindi yang melihat perkara secara jujur dan adil? Sebagai hakim di tengah kaumnya, Syuraih telah memenangkan musuh anaknya di atas anaknya sendiri. Dalam kisah lain, Syuraih memenangkan perkara seorang penjual kuda di atas Umar ibn Al Khaththab RA yang ketika itu menjabat sebagai Amirul Mu’minin. Salah satu kisah yang terkenal lagi adalah bagaimana Syuraih menangkan seorang kafir dzimmi dalam perkara baju zirah melawan Ali ibn Abi Thalib RA yang ketika itu juga menjabat sebagai Amirul Mu’minin.

Baca lebih lanjut

Puisi

Tito Julio, 22yo, 14th Feb 2016

22 years, we have been together, for the worst and hoping for the better. Love might not shown as expected, or as we wanted, but love is definitely there to be hold and respected.

We are brothers and sister. We’ve faced all kind of laughters. Emotions, from anger to a simple sweet smile, we have given to each other. How I am proud to call you my brother. Your strenght, your will, your bravery to face the pain and the ill. Untill the end, I can only stood still, remembering all the memories, all that we feel.

Say hi for mama, let her know we are fine. We have took care her little kid with all the might we can find. Might not be the best care and not the most fair, but we prove it, in the end we are all there.

View on Path

Pemikiran

Homosexual Marriages?

Salah satu topik yang paling hangat saat ini adalah legalisasi pernikahan sesama jenis yang disahkan di Amerika Serikat baru-baru ini. Reaksi dari berbagai belahan dunia, di berbagai media sosial, sangat beragam. Mereka yang berpikiran liberal seakan bersorak sorai, seolah-olah legalisasi ini adalah kemenangan hak asasi manusia, kesetaraan dan humanisme di atas manusia. Benarkah demikian? Baca lebih lanjut

Pemikiran

Hukum Hanyalah Milik Allah

Banyak umat Kristen yang tidak sadar atas alasan apa Yesus dihukum salib oleh bangsa Romawi. Jika kita runut kisah-kisah disalibkannya Yesus dalam Injil dan sejarah yang dituliskan oleh peneliti Kristen, maka kita akan dapatkan bahwa pemimpin kaum Yahudi yang menghasut gubernur Romawi yang kala itu menjajah Palestina untuk menyalib Yesus.

Baca lebih lanjut

Kehidupan, Pemikiran

Sedikit Tentang Ikhlas dan Amal

Sebuah peribahasa Melayu yang cukup sering kita dengar tiba-tiba melekat di pikiran saya. “Gajah mati meninggalkan gadingnya, harimau mati meninggalkan belangnya, manusia mati meninggalkan namanya,” demikian bunyi peribahasa tersebut. Kita semua tentu paham apa yang dimaksudkan dengan peribahasa tersebut.

Manusia mati meninggalkan nama. Hanya sebuah nama di atas nisan. Kira-kira apa arti sebuah nama di atas sebuah nisan tersebut?

Baca lebih lanjut

Kehidupan

Sedikit Bertanya

Indahnya ukhuwah, baik dalam lingkup manapun, ditunjukkan dengan kebersamaan dalam pengorbanan yang diberikan oleh semua yang ada didalamnya. Ada kebersamaan dan ada pengorbanan. Keduanya beriringan dan berjalan bersama. Baik dalam keluarga antara suami, istri dan anak-anak, maupun dalam lingkup komunitaa yang memiliki tujuan yang jelas. Atau bahkan dalam lingkup yang jauh lebih luas, yakni dunia internasional.

Walaupun bersama, namun tanpa pengorbanan maka tidak akan ada ukhuwah. Tak akan ada ikatan yang menyatukan jiwa dan raga kepada tujuan bersama. Sehingga kebersamaan itu hanya akan berasa hambar, kaku, dan sekedar formalitas saja. Baca lebih lanjut