Bersikap Dewasa

Apa gunanya berteriak kepada mereka yang ‘tuli’? Mereka menutup diri atas suara yang memberikan peringatan atas sikap dan langkah mereka. Telinga mereka pekak dengan syahwat yang mereka buat sendiri, habislah suara kita sebelum kita meraih manfaat apapun.

Apa gunanya menunjukkan jalan kepada mereka yang menutup matanya sendiri? Mereka mengenakan kacamata kuda sehingga hanya dapat menatap satu arah ke depan, menghiraukan rambu-rambu jalan yang ada di samping kanan dan kiri. Yang terpenting bagi mereka adalah tujuan syahwat mereka, bukan kebenaran, bukan pula keadilan.

Baca lebih lanjut

Muhasabah dan Taubat

Ibnul Jauzi mengatakan bahwa manusia hanya hidup dalam tiga masa. Yaitu masa lalu yang merupakan sesuatu yang tidak bisa diubahnya, masa kini dimana ia sedang menjalaninya dan masa depan yang seseorang tidak akan dapat tahu apakah ia akan bertemu dengannya.

Ada banyak hikmah yang bisa kita petik dari nasihat Ibnul Jauzi di atas. Bahwa apa yang kita benar-benar miliki adalah hanya masa kini. Adapun masa kini terbentuk dan terjadi karena masa lalu kita. Apa yang kita miliki saat ini merupakan kasualitas dari apa yang sudah kita kerjakan, lengkap dengan kesalahan, kekurangan dan juga kelebihannya. Baca lebih lanjut

Tanam dan Tuai

Dakwah ibarat menanam berkebun. Kita olah tanah kosong yang ada, kita bolak-balikkan tanahnya agar gembur, kita sebarkan pupuk, kita tanam bebijian dan kita jaga dari hama dan parasit yang hendak mencari keuntungan dari kebun kita.

Permasalahannya adalah dakwah tidak seperti pohon jagung yang 3 bulan dapat panen. Atau seperti pohon durian yang harus ditunggu hingga tahunan baru dapat dipanen pertama kali. Dakwah tidak dapat memiliki kepastian seperti itu, karena ia pekerjaan yang diperuntukkan kepada Allah sehingga hasilnya pun hanya Allah semata yang akan menentukan. Baca lebih lanjut

Memilih Untuk Tidak Memilih

2014. Di Indonesia, tahun ini memiliki arti sebuah jadwal periodik dari sistem demokrasi akan mulai berdentang. Pemilu, dari mulai pilpres, pilkada, dan pil-pil lainnya. Ditandai dengan banyaknya spanduk dan foto dari mereka-mereka yang menjagokan diri dalam ajang periodik ini.

Satu isu yang tidak kunjung berhenti dibicarakan menjelang pemilu adalah golput, golongan putih, mereka yang menolak untuk memilih atau memberikan dukungan yang menjadi hak mereka kepada siapapun atau parpol manapun. Tentu ini adalah hak dari setiap warga negara di Indonesia, sampai sejauh ini tidak ada negara demokrasi manapun yang melarang golput.

Setiap pilihan kita sebagai manusia memiliki konsekuensi logis. Ini adalah nilai yang saya jadikan pegangan selama hidup saya. Konsekuensi baik yang akan dirasakan di dunia, maupun di akhirat. Keduanya sama nyatanya, namun yang pertama memiliki bobot yang lebih ringan dari yang belakangan. Kesadaran akan konsekuensi inilah yang menjadikan manusia sebagai mahluk yang penuh dengan pertimbangan, atas setiap sikap dan kebijakan mereka. Dan kesadaran ini jugalah yang menjadikan saya sebagai salah seorang yang memilih untuk tidak memilih. Baca lebih lanjut

Rumah luas dan asri di pertengahan Cinere – Pd Cabe

http://www.rumah.com/listing-properti/3785753

Lt 488 m2, Lb 470 m2, 3 lantai.

5 KT + 2 KT Pembantu, 4 KM, dapur bersih, dapur kotor, ruang keluarga, ruang tamu, garasi carport untuk 2 mobil, taman depan, taman dalam, taman belakang, ruang jemuran, musholla. Listrik 3500 W, jalan masuk lebar 2 mobil.

Lingkungan asri dan aman. Ada dua komplek perumahan baru yang akan dibangun dekat dengan lokasi rumah, sehingga harga tanah akan naik dan lingkungan menjadi lebih ramai. Lokasi rumah dijamin tidak banjir.

Akses ke lokasi bisa lewat Jalan Bandung, Cinere atau dari Jalan Cabe V. Bisa juga akses melalui Villa Cinere Mas. 5 menit ke Informa Cinere, 10 menit ke Cinere Mal, 15 menit ke Pamulang, 20 menit ke Lb Bulus dan Pondok Indah.

Harga dibuka Rp2,5 miliar, silakan jika mau nego. Harga tanah di sekitar lokasi sudah Rp3juta /meter.

Mohon hubungi 08119200357 / 085772123400, jika hendak melihat lokasi.

20140213_163041 20140213_163139 20140213_163233 20140213_163258 20140213_163309 20140213_163318 20140213_163335 20140213_163410 20140213_163417

Toleransi, Tadabbur QS Al Kafiiruun

Sungguh mengagumkan betapa seseorang bisa berada jauh tersesat ketika ia begitu mencintai dan menginginkan dunia. Ia dapat menggunakan ayat Al Qur’an secara tidak utuh lalu membawanya keluar konteks. Menambahkan nilai-nilai moralitas jahil dalam memahami ayat Al Qur’an.

Kemarin ada sebuah artikel yang sangat mencengangkan dan aneh, karena ia datang dari seseorang yang seharusnya memahami Islam dan nilai-nilainya, antara batasan aqidah, ibadah dan muammalah. Isi artikel tersebut adalah mengenai ucapan selamat hari raya kepada umat beragama lain. Artikel tersebut bisa diliha di link ini, http://www.pkspiyungan.org/2013/12/selamat-merayakan-hari-raya-natal-2013.html?m=1

Baca lebih lanjut

Sebuah Pendapat Mengenai Vaksinasi

Vaksinasi. Kayanya masalah satu ini menarik utk saya bahas melihat masih ada pihak yg ghuluw dlm menyikapinya, baik dr yg pro maupun kontra.

Yg pro vaksin, ghuluw dlm melihat fatwa ulama tanpa mengkritisi kelemahan fatwa2 tsb. Yg anti vaksin, ghuluw dlm perkara konspirasi.

Lalu, kedua belah pihak saling menghujat satu sama lain pdhal tdk harus begitu jg ujungnya. Sayang ukhuwah kan?

Dan kmrn ada pernyataan dr Menkes yg kemudian memicu reaksi masyarakat, perihal sertifikasi halal obat dan vaksin.

Lalu ada jg tanggapan seorg ustadz mengenai statement Menkes, & berikan dukungan kpd vaksinasi dan obat yg dikatakan sbg “mantan babi” itu. Baca lebih lanjut