Hidup dan Mati

Allah ta’ala berfirman, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” QS. Al Baqarah [2]:185

Dalam ayat yang singkat ini, kita telah diperingatkan, diajarkan dan dibuat menjadi paham akan hakikat kehidupan kita. Mari kita bahas secara ringkas mengenai ayat Allah yang agung ini.

Continue reading

Syukur Kepada Allah Ta’ala

Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah menyusun kaidah yang lugas namun lengkap mengenai syukur. Beliau menuliskan bahwa syukur terdiri dari tiga syarat utama. Tanpa ketiga syarat ini belum lengkaplah syukur itu dan belum dapat dikatakan bahwa seseorang itu bersyukur kepada Allah ta’ala. Dan ini perlu kita, agar kita senantiasa bersyukur kepada-Nya.

Pertama adalah merasakan dan membenarkan nikmat Allah di dalam hatinya. Kedua, mengucapkannya secara lisan bahwa ia bersyukur. Lalu menggunakan nikmat tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa dirinya kepada Allah ta’ala.

Continue reading

Pendapat Saya Soal Pemukiman Islami

Assalamu’alaikum,

Dalam beberapa diskusi belakangan ini, saya menemukan sebuah topik yang menggelitik saya untuk menuliskan tanggapan secara pribadi. Saya akui bahwa saya adalah hamba yang dha’if sehingga saya tidak menyematkan tulisan saya ini sebagai kebenaran yang datang dari Islam dan tulisan ini pun bukan kritik terhadap mereka yang memiliki pendirian yang berseberangan dengan saya. Sekali lagi ini adalah pendapat pribadi saya. Semoga Allah ta’ala merahmati kita semua.

Semua berawal dari sebuah diskusi dengan beberapa ikhwah yang mengabarkan mengenai keberadaan pemukiman Islami di beberapa daerah, yang dikatakan menjalankan kehidupan sebagaimana diajarkan oleh Islam. Menjauhkan diri dari hiruk pikuk kemusyrikan dan kekufuran di tengah masyarakat kita, menjadi motivasi utama bagi mereka yang semangat untuk berangkat “hijrah” ke pemukiman Islami ini.

Continue reading

Pelajaran Bagi Saya

Beberapa pekan terakhir saya menghabiskan setiap hari Ahad bersama kelompok komunitas muallaf Lentera Mahadaya. Betapa maha lembutnya pengaturan Allah sehingga saya bertemu dengan kelompok komunitas ini. Mereka berisikan muallaf dan juga Muslim yang ingin mendalami kembali Islam.

Semangat menyala, keinginan dan tekad pun membulat menjadi amal nyata. Dan Allah ta’ala memberikan banyak kemudahan bagi saya dalam menjalani tiap-tiap pertemuan. Semoga Allah menjaga keikhlasan dalam hati kami agar tiap menit yang kami luangkan menuai pahala disisiNya.

Continue reading